Minggu, 30 November 2014

AKU BUKAN UNTUKMU

Lagu dari salah satu penyanyi favoritku yang kena banget di kehidupanku. Dimana aku berusaha menjaga komitmenku kepada ibuku yang melarang aku untuk pacaran sebelum sukses.
 ROSSA – AKU BUKANLAH UNTUKMU

Dahulu kau mencintaiku
Dahulu kau menginginkanku
Meskipun tak pernah ada jawabku
Tak berniat kau tinggalkan aku
Sekarang kau pergi menjauh
Sekarang kau tinggalkan aku
Disaat ku mulai mengharapkanmu
Dan kumohon maafkan aku
Aku  menyesal tlah membuatmu menangis
Dan biarkan memilih yang lain
Tapi  jangan pernah kau dustai takdirmu
Pasti itu terbaik untukmu
Janganlah lagi kau mengingatku kembali
Aku bukanlah untukmu
Meski ku memohon dan meminta hatimu
Jangan pernah tinggalkan dirinya......... untuk diriku
Sekarang kau pergi menjauh
Sekarang kau tinggalkan aku
Disaat ku mulai mengharapkanmu
Dan ku mohon maafkan aku
Aku menyesal tlah membuatmu menangis
Dan biarkan memilih yang lain
Tapi jangan pernah kau dustai takdirmu
Pasti itu terbaik untukmu

Janganlah lagi kau mengingatku kembali
Aku bukanlah untukmu
Meski ku memohon dan meminta hatimu
Jangan pernah tinggalkan dirinya
Meski ku memohon dan meminta hatimu
Jangan pernah tinggalkan dirinya
...........Untuk diriku.



ada banyak pria yang mencoba untuk menjalin kasih denganku, namun aku selalu bersikeras untuk mejaga janjiku pada ibu dan semua orang yang ingin melihatku sukses.
aku selalu menolak...sebenarnya itu bukan suatu tolakan, aku hanya ingin melihat usaha dan kesetiaanmu. Namun itu semua sirna. Semua pria yang mencoba mendekatiku selalu berakhir dengan cerita yang sama, dan rasa sakit yang sama. Pernah suatu ketika ada seorang pria yang mendekatiku dan membuktikan usaha yang cukup serius padaku, dia rajin sekali untuk sms, dan titip salam melaui teman baikku. Mungkin responsku yang terlalu dingin atau cuek, aku selalu membawa keseriusannya itu sebagai candaan. Aku sudah pernah bilang kan di awal perkenalan, bahwa aku belom ada fikiran buat menjalin kasih dengan siapapun, entah itu kamu atau orang lain. Atau mungkin cintanya hanya karena nafsu saja, kalau benar-benar sayang pastinya akan membuktikan kesetiannya dong. Aku selalu dibilang egois, aku tidak memikirkan perasaanya. Sebenarnya itu ga kayak gitu. Aku ga ingin mudah didapatkan lalu mudah juga untuk ditinggalkan. aku ingin dia itu menghargai keputusannku, berteman saja bisa dekat dan saling bertukar pikiran, kenapa harus ada sebuah ikatan pacaran? kita tu belom saatnya untuk merasakan moment itu. lama-lama ga ada komunikasi selama sebulan, ku pikir kau sedang menelaah keputusanku. Sebulan setelah itu temanku bercerita bahwa kamu tengah menjalin hubungan dengan dia teman baikku. Di saat itu pun aku menyadari bahwa kamu memang bukan untukku. Ku ambil telepon genggamku dan mengirim ucapan selamat atas hubungannya dengannya, namun dia begitu lama membalas pesanku. Setelah dua hari dia membalas pesanku dan menjawab dengan ucapan terimakasih. aku mendoakan untuk kelanggengan hubungan dia. Sejak pesanku itu dia rajin sekali berkirim pesan, yang membuatku risih, karena kau tengah bersamanya. Dari yang cuma pertanyaan biasa hingga curhat tentang pasangannya. aku selalu menyadarkannya bahwa dia adalah pilihannya, dan dia harus siap menerima kekurangan dan kelebihan dia dari awal hingga akhir. Dia mengatakan bahwa dia mencintaiku dan ingin bersamaku....... namun sekali lagi aku mengatakan hal yang sama. aku tidak ingin dia meninggalkan dia hanya untuk diriku.  Disitu aku berdoa kepada Allah untuk pertahankan orang yang mempertahankanku, orang yang Allah kirimkan untukku sekalipun itu dia. Jika memang dia untukku aku meminta untuk di dekatkan, namun jika dia bukanlah orang yang Allah kirimkan untukku aku memohon supaya dijauhkan dengan keikhlasan. Ternyata memang dia menjauh. berarti memang dia bukan untukku. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar